Mungkin berkomentar, berpendapat ataupun sampai mengkritik, menghina, mencela saat menyoal pendidikan di Indonesia bukan jadi hal baru. Jadi yaa.. saya akan jadi pengekor saja dalam hal ini. Sebab perlu disadari, org2 yang masih punya pendapat soal pendidikan, berarti dia masih peduli. Setidaknya saya bangga membaca semua kritikan, hinaan dan celaan terhadap pendidikan Indonesia, at least yang mengkritik itu masih peduli dengan nasib pendidikan di negeri ini.
yang belakangan jadi bahan omongan super hangat mungkin ya soal UAN. Tujuan UAN mungkin jelas ya, menstandarkan kompetensi pembelajar / peserta didik / siswa (apa sih skrg cara ahli pendidikan menyebutnya mereka?)
Kalau sebagian besar orang menilai UAN harus dihapus karena tidak manusiawi dan memberatkan baik siswa ataupun guru, kalau saya justru bukan menilainya dari sisi itu. UAN menurut saya untuk masa lalu, jaman saya masih duduk sekolah. Kalau sekarang masih pakai UAN, sepertinya jadi tidak mengikuti tuntutan jaman.
Sekarang jamannya KTSP. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang artinya setiap satuan pendidikan yakni sekolah berhak menentukan kurikulumnya sendiri. Sebab masing2 sekolah diibaratkan punya karakterisktik sendiri, sesuai dengan lokasi sekolah tersebut. Sehingga dari segi materi, ada sekolah2 yang bisa lebih dalam membahas materi tertentu dibanding sekolah lainnya. Sampai sini, saya masih berpikir… Waaaw hebat juga negeri kita ini. Begitu peduli dan paham akan begitu beragamnya sekolah2 di Indonesia. Sekolah seperti anakayam yang dilepas sama si empunya. Bebas mau kemana. Bisa lari2, cari makan sana sini…
Nah pertanyaan besarnya… di saat bebas2nya, kenapa tetap ada UAN? Padahal dengan KTSP, bukankah materi setiap satuan pendidikan jadi tidak seragam lagi? Memang masalah penentuan kompetensi masih berada di bawah kendali Depdiknas. Dalam hal ini Depdiknas sebatas memberi rambu2. Tapi menyoal materi, semua kan sudah dipercayakan pada sekolah. Kalau sudah begini, saya jadi bingung harus berpendapat apa. Entah UAN yang aneh.. ataukah KTSP yang aneh…
Tapi keduanya cukup aneh saya rasa, sebegitu anehnya sampai-sampai terpikirkan oleh saya. KTSP dengan UAN sama halnya dengan si anak ayam yang dilepas sama yang empunya, tapi ekornya masih dipegang…
Hayuh yam, mau lari kemana ???